Saturday, 3 January 2015

Aku Kartini Bernyawa Sembilan-Kumpulan Cerpen Curhat Para Perempuan ODHA



Teddy Andika-teman saya yang seorang aktivis HIV-Aids memberi saya sebuah buku berisi cerpen-cerpen karya perempuan ODHA-Orang Dengan HIV Aids.Membaca cerpen pertama 'MANDUL' sontak membuat saya kaget.Bercerita tentang Ayu yang enggan punya anak karena mengidap HIV dan ada sebuah pembiaran orang-orang mengganggap dirinya mandul.Atau cerpen Tary yang bertanya apakah dia pantas dicintai dan berbagi minuman karena dia takut pasangannya ketularan HIV? Atau menyimak cerpen Sari'Jangan Biarkan Aku Menangis' yang menutupi dirinya mengidap HIV.

Kumpulan cerpen ini sepertinya berdasarkan pengalaman pribadi mereka.Dan yang penting lagi,para perempuan ini ditulari HIV oleh para pasangan mereka yang kebanyakan adalah pecandu narkoba.Dan mereka harus menerima nasib mereka tertular karena mereka tak tahu bahwa suami atau pasangan mereka adalah pengidap HIV.Merasa ditipu oleh orang yang dipercayai.Sedih dan memprihatinkan memang...

Belum banyak memang kisah penderita HIV dituangkan dalam cerpen ataupun novel.Karena selama ini AIDS dianggap adalah sebuah aib yang harus ditutupi.Bahkan perlakuan bagi penderita HIV-Aids di berbagai rumah sakitpun terkadang masih memprihatinkan.Kumpulan cerpen yang dibuat oleh ODHA adalah sebuah terobosan,mereka menuangkan kreatifitas bahkan cerita pribadi mereka sendiri.Untunglah orang-orang seperti Dewi Lestari,Djenar Maesa Ayu dan Ayu Utami mau berbagi ilmu penulisan dengan para ODHA ini.Sehingga mereka merasa sama dengan orang-orang biasa,tak dihina bahkan terkucilkan.

Kadang kita menghukum ODHA karena perilaku buruk mereka-pecandu narkoba,memakai jarum suntik bergantian dan seks bebas.Padahal sisi lain ada perempuan ODHA sebagai obyek penderita,tak tahu apa-apa tapi harus jadi pesakitan seumur hidup.Ini membuka mata saya setelah membaca buku ini.Mereka tidak tahu sampai kapan mereka bisa bertahan hidup.Tapi semangat hidup mereka patut diacungi jempol.Seperti dinukil dari buku ini,mereka butuh tempat berbagi,ingin didengar dan diperhatikan.Terlebih mereka pernah merasakan kepedihan hidup,terbuang,mendapat cap buruk,berada diposisi bersalah atau dipersalahkan bahkan merasa ditiadakan.

Kisah ODHA di buku ini sungguh terkadang ibarat melodrama.Apakah kita percaya ada lelaki yang mau menerima wanita dengan apa adanya dirinya sebagai pengidap HIV? Atau seorang Dewi Lestari yang mau berbagi sedotan dan sendok dengan para ODHA ini,membuat mereka sangat terkesan karena orang tua merekapun belum tentu mau melakukan itu.Tapi itulah realita kisah mereka.Bahwa ODHA ingin bersuara,mereka berjuang hidup dengan virus itu.Sebagaimana orang-orang lain hidup dengan penyakit lain-kanker,hepatitis,diabetes dll.Mereka tak beda dengan yang lain.Buku ini adalah tentang pembelajaran hidup dan membuka mata kita agar waspada HIV-AIDS yang semakin meluas ( bahkan melibas anak-anak negeri ini )

Depok,24 Okt'07

Ibu,Sahabat dan Aku...


Perhatikan Kulihatkan Semua yang pernah ada 'kan kutaruhkan Perasaan kuberikan Tak sedikit pun waktu 'kan kutinggalkan Kuserahkan Semua yang kau minta 'kan ku penuhi Ku bertahan Hanya disaat bunda di sisiku Maha Besar Kau telah berikanku hidup Dia segalanya di hidupku ( Bunda – Geisha )
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan Tak mampu ku membalas . . Ibu ( Ibu – Iwan Fals )


Baru saja kita melewati tanggal 22 Desember yang kita peringati sebagai Hari Ibu.Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta.Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se-Nusantara berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan.

Kini, Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu, memuji ke-ibu-an para ibu. Berbagai kegiatan pada peringatan itu merupakan kado istimewa, penyuntingan bunga, surprise party bagi para ibu, aneka lomba masak dan berkebaya, atau membebaskan para ibu dari beban kegiatan domestik sehari-hari.

Apa yang bisa kita berikan untuk ibu? Saat kecil hingga dewasa kita selalu berada disisinya,diasuh dan dididik hingga bertumbuh dengan baik.Kadang jarak dan waktu yang ada membuat kita jauh darinya serta kasih sayangnya.Apapun kata pepatah kasih ibu sepanjang jalan,kasih anak sepenggalan...Cintailah ibumu seperti diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,"Barangsiapa yg ingin dipanjangkan umurnya dan ditambah rezekinya,berbuat baiklah kepada orangtua dan hubungkanlah tali silaturahmi.""Orangtua adalah pintu surga paling tengah,jika engkau mau,abaikan pintu itu atau engkau menjaganya."
Miris kalau menyaksikan tayangan di televisi  akhir-akhir ini,banyak anak yang menggugat orang tuanya.Hanya karena terlena akan harta dan nafsu duniawi semata.Malin Kundang di abad milenia.Orang tua yang seharusnya di sisa-sisa umurnya kita bahagiakan,ini malah jadi pesakitan di kursi pengadilan.Terlalu…

Dan persahabatan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial.Sahabat akan menerima kita apa adanya,adalah orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan reflektif. Namun bagi banyak orang, persahabatan seringkali tidak lebih daripada kepercayaan bahwa seseorang atau sesuatu tidak akan merugikan atau menyakiti mereka.

Nilai yang terdapat dalam persahabatan seringkali apa yang dihasilkan ketika seorang sahabat memperlihatkan secara konsisten:kecenderungan untuk menginginkan apa yang terbaik bagi satu sama lain. simpati dan empati.kejujuran, barangkali dalam keadaan-keadaan yang sulit bagi orang lain untuk mengucapkan kebenaran. Seringkali ada anggapan bahwa sahabat sejati sanggup mengungkapkan perasaan-perasaan yang terdalam, yang mungkin tidak dapat diungkapkan, kecuali dalam keadaan-keadaan yang sangat sulit, ketika mereka datang untuk menolong. Dibandingkan dengan hubungan pribadi, persahabatan dianggap lebih dekat daripada sekadar kenalan, meskipun dalam persahabatan atau hubungan antar kenalan terdapat tingkat keintiman yang berbeda-beda. Bagi banyak orang, persahabatan dan hubungan antar kenalan terdapat dalam kontinum yang sama.Just a friend are for...

Ibu,sahabat dan aku...mewarnai kehidupanku
Soulmate terindah yang kupunya
Menerima aku apa adanya...
Tangis,tawa,sedih dan luka lara kami lalui bersama...

Seperti SMS yang masuk ke HPku kemarin mengatakan,Friendship is not a two way road,it's a one way road travelled by two people together hand in hand.If all my friends were to jump from a bridge,wouldn't jump with them.I would be at the bottom to catch them....

Kita berlari dan teruskan bernyanyi Kita buka lebar pelukan mentari
Bila ku terjatuh nanti, kau siap mengangkat aku lebih tinggi
Seperti pedih yang telah kita bagi Layaknya luka yang telah terobati
Bila kita jatuh nanti... kita siap 'tuk melompat lebih tinggi
Bersama kita bagai hutan dan hujan Aku ada kar'na engkau telah tercipta
Sebelum waktu memisahkan detikku, detikmu
Sebelum dewasa, menua, memisahkan kita,
Degupan jantung kita akan s'lalu seirama
Bila kau rindu aku… ( Melompat Lebih Tinggi – Sheila on 7 )

Depok,22Nov'07---revisi 2 Jan’15
makasih mamaku tersayang...
makasih sahabatku yang tlah 25 tahun bersamaku dlm segala cuaca...
I love u all...

Thursday, 1 January 2015

Antara Cinta,Selingkuh dan Curhat ala Asma Nadia




Saat cinta berpaling
dan hati menjelma serpihan-serpihan kecil
Saat prahara terjadi
Saat ujian demi ujianNya terasa terlalu berat untuk ditanggung sendiri
Maka kemana seorang istri harus mencari kekuatan
Agar hati mampu terus bertasbih?

Itulah sepenggal cukilan bait yang terangkum dalam buku berisi berbagai cerita tentang kehidupan rumah tangga berjudul 'Catatan Hati Seorang Istri' karangan Asma Nadia yang sangat menyentuh saya untuk membacanya.

Cinta,selingkuh dan berbagai pergulatan batin seputar itu menjadi tema yang tak asing bagi penikmat cerpen dan novel tanah air.Dari jadul angkatan Balai Pustaka,kita takkan lupa dengan karya-karya sastrawan seperti Marah Rusli dengan Siti Nurbaya sampai angkatan 66 dengan NH.Dini.Dan sampai era tahun 70-80an dengan novel-novel terlaris buah karya Marga T dan Mira W yang sering difilmkan itu.

Walaupun tema yang diusung bisa dikatakan basi dan takkan ada habis-habisnya untuk digali,namun tetap memikat hati khususnya perempuan Indonesia untuk membacanya.Sampai saat ini tak sedikit novelis wanita bermunculan,namun yang tiba-tiba menyeruak adalah nama Asma Nadia.Membaca buku karangannya berjudul Catatan Hati Seorang Istri,ibaratnya saya seperti membaca kolom curhat dan konsultasi rumah tangga yang ada diberbagai tabloid dan majalah wanita.Namun Asma Nadia mengemasnya dengan sangat menyentuh perasaan para wanita,sehingga tanpa sadar sayapun sempat menitikkan air mata.

Seperti yang dinukil dari komentar orang-orang tentang bukunya ini;

Tak ada yang bisa menebak kedalam hati seorang wanita. Dan buku yang ditulis dengan penuh penjiwaan ini akan membuat anda mengerti mengapa wanita bisa tampil begitu kuat dibalik semua kelemahlembutannya. Karena dia adalah malaikat pelindung bagi hati-hati kecil yang dititipkan Allah untuknya. Two Thumbs Up!!! (Monica Oemardi)

- "I am greatly impressed by this young energetic writer Asma Nadia, who writes with conviction. With simple plot and elegant prose, she instantly appeals to the
reader with rare sensitivity and intensity. Asma writes from her heart with passion, compassion and concern. She gives voice to the voiceless. She knows her characters well and writes with intimacy and insight. Her enthusiasm and social concerns are infectious." Nemichandra, Indian Writer

- Dalam buku ini Asma Nadia bukan sekadar bercerita tentang perasaan dan tragedi perempuan, namun juga menyampaikan hal-hal yang tidak kita sangka dan bahkan lebih aneh dari fiksi secara amat menyentuh. (Helvy Tiana Rosa)

- The conditions under which some Indonesian women are put, as described by Asma Nadia, are really harsh and I felt pain. I was also deeply moved by the writer's warm heart for the female characters in the stories, as well as her deliberate attitude to deal with the subjects. This is hope, in my opinion. We are human beings before we are artists, before we are men or women, before we are Asians. In the other words, we are Asians in the sense that we start from our own
reality and we are women in the sense that we will not shut our eyes from the pain around us. ( Oh'Soo Yeon, Korean novelist)

Sampai-sampai saya penasaran siapakah gerangan wanita ini,yang begitu membuat pembacanya tercabik-cabik hatinya dan telah membuat cerita yang ber'darah-darah'.Ternyata telah banyak buku yang dihasilkannya dan hampir semuanya berbau Islami.Melalui Lingkar Pena pimpinannya yang berpusat di Depok,Asma telah menerbitkan berbagai macam bacaan.Bahkan Asma telah meraih penghargaan MASTERA (Majelis Sastra Asia Tenggara) dan Pena Award.

Pada buku Karenamu Aku Cemburu-Curahan Hati Seorang Istri kembali Asma mengulang lanjutan pergulatan batin perempuan.Walau Asma disini hanya menyumbang coretan lewat puisi-puisinya yang sangat menyentuh kalbu,namun cerita-cerita yang 'dalam' dihadirkan lewat penulisan yang santai,segar dan bahasa yang agak gaul.Seperti pada covernya Asma berucap," Maka biarkan aku cemburu hanya pada detik aku merasa Allah pun tengah cemburu padamu "... Dalam banget ....   

Buku lain karyanya berjudul Cinta Laki-laki Biasa juga sangat menggugah hati.Bercerita tentang seorang wanita cantik yang 'mau-mau'nya menikah dengan seorang laki-laki biasa, yang pastinya pula ditentang oleh semua anggota keluarganya.Laki-laki 'biasa' dalam pekerjaan,latar belakang keluarga dan sekolahnya.Namun dalam klimaksnya saat melahirkan anaknya yang ke-3,sang istri mengalami koma dan akhirnya lumpuh.Tapi sang lelaki biasa ini tetap setia menemani sampai anak-anak mereka beranjak dewasa.

Atau bisa disimak juga karya lainnya berjudul Istana Kedua yang temanya agak beda dari novel-novel biasanya.Seorang gadis yang menyebarkan email hanya untuk menjadi istri parttimer.Tak perlu kunjungan rutin bahkan tunjangan bulanan.Tapi hanya perlu status sebagai istri ke-2 yang sah.

Yang cukup menggelitik adalah bukunya yang berjudul Saat Aa' Menikah Lagi.Mengangkat social issue tentang poligami yang dilakukan Aa' Gym beberapa waktu lalu.

Dan yang pasti Asma Nadia adalah suara hati wanita Indonesia.Mengemas cinta,selingkuh,poligami dan curhat dengan apik.Membawa ketegaran dan polemik batin wanita dalam kejujuran kata-kata dan puisi yang membuat jiwa teriris sendu.Teruslah berkarya Asma...

Telah kutinggalkan cemburu
di sudut kamar gelap
telah kuhanyutkan duka
pada sungai kecil yang mengalir dari mataku

telah kukabarkan lewat angin gerimis
tentang segala catatan hati
yang terhampar di tiap jengkal sajadah
dalam tahajud dan sujud panjangku        -by Asma Nadia, 2007-    



Depok,08 Nov'07-saat malam menjelang _revisi 2 Jan’15
PS : Akhirnya novel Asma Nadia ini disinetronkan juga dengan rating yg tinggi…

Dari Persia Membawa Sufisme





Pertama saya kenal pemikiran Imam Al-Ghazali adalah lewat bukunya Pembuka Pintu Hati ( Terjemahan MQ Publishing ).Lewat bukunya ini kita dapat melihat dan mendalami pilar-pilar pembuka pintu hati.Dialah salah satu icon penting khazanah pemikiran Islam.Lahir di derah Thusi,wilayah Khurasan,Persia tahun 450 H.

Menurut FIQH PRIORITAS,diantara ulama yang memberikan perhatian  besar kepada  fiqh prioritas  dan  mengkritik  cara  hidup masyarakat Muslim yang berlebih-lebihan ialah Imam al-Ghazali. Hal ini tampak  dengan jelas  dalam ensiklopedianya,  al-Ihya' 'Ulum al-Din.Pembaca buku ini akan menemukan pembahasan  tersebut  pada  seperempat buku,dan juga buku al-Arba'in-nya. Lebih jelas lagi dalam bukunya, Dzamm al-Ghurur, yang merupakan bagian kesepuluh dari al Muhlikat.Di dalam kajian itu disebutkan berbagai kelompok manusia yang tertipu tetapi mereka tidak menyadarinya.

Seperti dinukil,dua contoh kritikannya yang mendalam dan arif, untuk melihat sejauh mana pemahamannya terhadap agama Allah, dan pemahamannya terhadap dunia manusia,serta kemauan kerasnya untuk memperbaiki keadaan manusia dari segi lahiriah dan batiniah  mereka, disamping  perhatiannya
pada fiqh prioritas.Dan saya sampai saat ini terus membaca,mendalami pemikirannya serta mengambil pelajaran tentang Islam yang melalui Al-Ghazali jadi terasa jelas dan mudah dipahami.

Disuatu sisi lain pengusung Sufisme dengan nuansa berbeda adalah MAULANA JALALUDDIN RUMI,pendiri Tarekat Para Darwis Berputar-sampai sekarang, tarekat Maulawi yang bersumber kepada Jalaluddin Rumi, membaca zikir sambil menari.Ia dilahirkan di Bactria, dari sebuah keluarga bangsawan pada awal abad ketiga belas ( tanggal 6 Rabiul Awwal tahun 604 Hijriah ). Ia tinggal dan mengajar di Iconum (Rum) di Asia Kecil, sebelum munculnya Kerajaan Utsmani.Karya-karyanya ditulis dalam bahasa Persia, dan dipandang tinggi oleh orang Persia karena kandungan puitis, kesusastraan dan mistiknya. Sehingga karya-karya ini disebut sebagai "al-Qur'an dalam bahasa Pehlevi (bahasa Persia)" -- meskipun karya-karya ini bertentangan dengan kepercayaan bangsa Persia, sekte Syi'ah, yang dikritik atas eksklusivismenya.

Dinukil dari wikipedia,kumpulan puisi Rumi yang terkenal bernama al-Matsnawi al-Maknawi konon adalah sebuah revolusi terhadap Ilmu Kalam yang kehilangan semangat dan kekuatannya. Isinya juga mengeritik langkah dan arahan filsafat yang cenderung melampaui batas, mengebiri perasaan dan mengkultuskan rasio.

Diakui, bahwa puisi Rumi memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan para sufi penyair lainnya. Melalui puisi-puisinya Rumi menyampaikan bahwa pemahaman atas dunia hanya mungkin didapat lewat cinta, bukan semata-mata lewat kerja fisik. Dalam puisinya Rumi juga menyampaikan bahwa Tuhan, sebagai satu-satunya tujuan, tidak ada yang menyamai.

Ciri khas lain yang membedakan puisi Rumi dengan karya sufi penyair lain adalah seringnya ia memulai puisinya dengan menggunakan kisah-kisah. Tapi hal ini bukan dimaksud ia ingin menulis puisi naratif. Kisah-kisah ini digunakan sebagai alat pernyataan pikiran dan ide.

Walaupun Rumi awalnya saya kenal melalui media massa lewat zikir berputarnya,sentuhan Rumi memberi nuansa lain dalam jiwa saya.

Mereka hadir pada masanya,diantara para sufi...

-Dia-lah Jalan Itu-
by Jalaluddin Rumi

Jika engkau tidak mempunyai ‘ilm dan hanya prasangka,
milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan. Itulah jalannya!

Jika engkau hanya mampu merangkak,
maka merangkaklah kepada-Nya!

Jika engkau tidak mampu berdoa dengan khusyu’,
maka persembahkanlah doamu yang kering, munafik, dan tanpa keyakinan!

Karena Tuhan dalam rahmat-Nya
tetap menerima mata uang palsumu.

Jika engkau mempunyai seratus keraguan kepada Tuhan,
maka kurangilah jadi sembilan puluh sembilan saja. Itulah jalannya!

Wahai pejalan,

Walau kau telah seratus kali ingkar janji, datanglah, dan datanglah lagi!
Karena Tuhan telah berfirman:
“Ketika engkau mengangkasa, ataupun terpuruk dalam jurang,
ingatlah kepada-Ku, karena Aku-lah Jalan itu.”



Depok,09 Nov'07